Jumat, 14 April 2017

MILO FOOTBALL CHAMPIONSHIP: GAIRAH BARU SEPAK BOLA KOTA TASIKMALAYA

MILO FOOTBALL CHAMPIONSHIP: GAIRAH BARU SEPAK BOLA KOTA TASIKMALAYA
Oleh : Irvan Kristivan, M.Pd.

Sepak bola khususnya di Kota Tasikmalaya sudah mulai redup. Sepak bola yang menjadi paforite setiap kaum "adam" ini justru mulai ditinggalkan. Gengsi sepakbola yang mendunia tak berpengaruh secara signifikan di Kota Tasikmalaya terutama di kalangan pelajar. Ada banyak hal yang mempengaruhi hal tersebut, diantaranya :
Pertama, semakin menyebarnya lapangan futsal. Hampir tiap Kecamatan di Kota Tasikmalaya terdapat lapangan futsal, ada yang 2 sampai 5 buah lapang futsal di tiap Kecamatan. Sementara lapang sepak bola masih bisa dihitung dengan jari. Bahkan dari kualitas lapang pun semakin maju, mulai dari lapang pelur, beralih ke rumput sintetis, lalu ke vinyl, dan kini interlock lebih diminati.

kedua, kompetisi futsal jauh lebih banyak ketimbang sepakbola. Hampir setiap bulannya selalu ada kompetisi, baik antar pelajar, mahasiswa, maupun umum. Berbeda dengan sepak bola yang satu tahun sekali pun tidak.Pertandingan sepak bola tidak tentu agendanya.

Ketiga, futsal indoor sementara sepakbola outdoor. Tidak sedikit orang tua yang melarang anaknya bermain sepak bola karena takut anaknya jadi hitam kepanasan atah jatuh sakit karena kotor-kotoran di lapang yang becek saat musim hujan. Sementara di lapang futsal bisa bebas tidak dibatasi musim kemarau atau musim hujan. Anak bisa bebas bermain kapanpun.

Ketiga hal itulah yang menjadikan futsal lebih diminati. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan O2SN tingkat Kota Tasikmalaya. Sejak beberapa tahun ke belakang, jumlah peserta O2SN futsal SMP/SMA lebih banyak daripada sepak bola.

Pada tanggal 19 Maret 2017, telah digelar Milo Football Championship (MFC) di lapang sepak bola Brigif 13 Galuh. Sebanyak 32 tim sepak bola Sekolah Dasar (SD) se-priangan timur ikut serta dalam kegiatan tersebut. Mereka sangat antusias mengikutinya. Memang kompetisi sepak bola antar SD ini sangat jarang digelar. Biasanya Event Organizer (EO) pertandingan lebih memilih menggelar pertandinngan antar Sekolah Sepak Bola (SSB) yang sudah jelas peserta dan pembinaannya ketimbang antar SD yang masih meengandalkan kegiatan ekskul.

Kegiatan MFC ini menjadi gairah baru bagi sepak bola di Kota Tasikmalaya. Tidak sedikit orang tua yang sudah kembali menitipkan anak-anaknya ke SSB atau mengikuti ekskul sepak bola. Anak-anak usia SD pun kembali tergiur dengan yuporia sepak bola. "Senang sekali ikut MFC, ya walaupun belum bisa lolos 4 besar. Semoga tahun depan ada lagi" tutur M.Nauval siswa SDN Sukamulya salah satu peserta MFC. Meskipun masih belum se-"gila" futsal namun setidaknya geliat sepak bola sudah mulai terlihat kembali. Mungkin saja jika terus di chas dengan pertandingan yang serupa dan berjenjang, sepak bola di Kota Tasikmalaya akan lebih maju.

Pertandingan MFC ini membuktikan bahwa kompetisi sepak bola antar SD pun masih bisa sukses. Ketakutan tidak adanya peserta rupanya hanya sugesti saja. 4 besar MFC wilayah priangan timur melaju ke tingkat Jabar pada tanggal 25 Maret yang lalu di Stadion Siliwangi Bandung. Keempat SD perwakilan priangan timur tersebut adalah : 1) SD Amuttaqin, 2) SDN Sindanggalih, 3) SDN 3 Rajapolah, dan 4) SD Cisempur.

Setelah melalui proses seleksi, para pemain terbaik akan terpilih mengikuti Milo Football Camp di Jakarta. Selanjutnya 5 pemain terbaik akan diterbangkan ke Spanyol untuk berlatih bersama FC Barcelona.

Semoga sepak bola Indonesia khususnya Kota Tasikmalaya bisa mendapatkan "Ruh-nya" kembali.

1 komentar:

  1. Harrah's Cherokee Casino Resort - Mapyro
    Harrah's Cherokee Casino Resort. 영주 출장안마 1 Casino Drive, Cherokee, NC 28719. 안성 출장안마 Directions · (857) 592-7777. Call Now 문경 출장샵 · More Info. Hours, Accepts Credit 의정부 출장안마 Cards, 1xbet login Accepts

    BalasHapus

SGFA : BERLATIH BERSAMA COACH BONGSU HASIBUAN

SGFA : BERLATIH BERSAMA COACH BONGSU HASIBUAN FUTSAL adalah cabang olahraga yang menjadi trend remaja masa kini. Pelajar SD, SMP, SMA, Hin...